Minggu, 13 Januari 2013

Putaran pencuci tidak kencang

Bila putaran dari fungsi cuci (pulsator) tidak kencang bisa disebabkan hal berikut :

1. Tali kipas motor cuci kendor  -----> ganti yg baru

2. Setelan tali kipas kendor -----------.> setel kekencangan tali kipas

3. Ada kebocoran pada tabung cuci yang jatuh ke tali kipas, sehingga tali kipas menjadi licin, melemahkan putaran--------------------------------> cek karet yg meyebabkan kebocoran




Jumat, 07 Desember 2012

Fungsi-fungsi mesin cuci otomatis

Mesin cuci otomatis mempunyai fungsi-fungsi sebagai berikut :

1. Water Level
     Fungsi untuk mengatur ketinggian air yang hendak digunakan di dalam tabung

2. Wash
    Fungsi mencuci dengan sabun cuci

3. Rinse
    Fungsi pembilasan pakaian

4. Spin
    Mengeringkan pakaian yang telah dibilas

5. Course
    Mode pecucian sesuai dengan jenis pakaian
    - normal
       mode pencucian yang sering digunakan
    - jeans
       mencuci pakaian yang berat dan sangat kotor
    - speedy
       mencuci pakaian sedikit bernoda setiap hari
    - soak
       mencuci pakaian yang sangat kotor yang harus direndam dahulu
    - delicate
       pencucian pakaian dengan label : HAND WASH (cuci dengan tangan)
    - blanket
       mencuci kain besar seperti selimut
    - wool/silk
       mencuci pakaian dengan label : HAND WASH seperti sweater dan gaun
 

6. Fungsi start operasi dan penahan operasi

7. Fungsi pemutus power listrik


Fungsi-fungsi diatas diaktifkan oleh tombol tekan yang terintegrasi dalam papan kontrol elektonika dibaliknya.





Kamis, 06 Desember 2012

Fungsi-fungsi mesin cuci semi otomatis

Dalam mesin cuci semi otomatis, dikontrol panel ada fungsi sebagai berikut :

1. Wash Timer
     Fungsi untuk melaksanakan pencucian pakaian,
     Diaktifkan oleh saklar "wash timer"



2. Wash Program
     Pemilihan mode pencucican :
      a. Soft
          Waktu berputarnya  air bolak balik lebih cepat
      b, Normal
          Putaran air bolak-balik dalan bak  lebih lama dari mode "Soft"
      c. Drain
          Fungsi  membuka saluran buang air, untuk mengeringkan bak cucian.

     Diaktifkan oleh saklar :" drain switch"





3. Spin Timer
     Fungsi pengeringan pakaian habis dicuci dan dibilas, air perasan akan keluar melalui saluran buang.
     Diaktifkan oleh saklar "Spin Timer".




Bagian-bagian mesin cuci otomatis

Mesin cuci otomatis mempunyai bagian-bagian sebagai berikut :

1. Leveling Feet
    Kaki yang dapat diatur ketinggiannya untuk keseimbangan mesin cuci, agar mesin cuci dapat bekerja dengan baik, dan menghilangkan getaran yang keras.





2. Kontrol Panel dan Electronic Controller
    Tempat tombol-tombol pengatur kerja mesin cuci, dibaliknya terdapat PCB, yang terdiri dari rangkaian elektronika yang dirancang agar bekerja secara otomatis.


Electronic Controller


3. Selang pemasukan air
    Selang pemasukan air adalah tempat masuknya air ke dalam mesin cuci, yang kemudian disaring oleh filter penyaring. Pemasukan air dikontrol oleh sebuah inlet selenoide valve,.


Selang masuk air



Inlet selenoide valve



4. Drum
    Tempat pakaian dicuci, dibilas dan dikeringkan


 

5. Agitator
    Alat inilah yang membuat air berputar sehingga dapat mencuci pakaian.


6. Selang pembuangan air
    Pembuangan air juga dikontrol oleh selenoide Valve



7. Motor Mesin Cuci
    Motor untuk menggerakkan agitator dan drum, melalui clutch dengan disambung "belt"



8. Clutch
    Menyalurkan putaran dari motor untuk difungsikan sebagai fungsi  : cuci atau spin.





9. Drain Pump dan motor
    Pompa untuk membuang air dalam tabung mesin cuci.










10. Saklar pendeteksi ketinggian air
      Saklar dibawah ini untuk mengukur ketinggian air di tabung mesin cuci.





11. Door Lock Swicth
      Saklar pengaman, dimana bila mesin cuci terbuka fungsi mesin cuci akan tidak berfungsi.





Selasa, 04 Desember 2012

Bagian-bagian mesin cuci semi otomatis

Berikut ini adalah komponen-komponen mesin cuci semi otomatis dan kegunaanya.

1.  Motor 
     Berfungsi untuk menggerakkan pulsator pencuci dan pengering.




      Motor mesin cuci sering tidak berfungsi karena putusnya kabel - kebel ke motor, Biasanya kabel2 yang putus karena digigit tikus atau bisa juga karena panas yang berlebih karena arus yang besar sehingga kabel hangus. Panas yang berlebih juga menyebabkan putusnya kumparan/lilitan dalam motor sehingga motor harus diganti dengan lilitan yang baru. 
      Agar motor mesin cuci awet maka baiknya, mencuci pakaian setengah dari kapasitasnya. Membersihkan kotoran-kotoran yang mungkin dibawa oleh tikus dalam bodi mesin cuci, dan menutup lubang-lubang di bodi mesin cuci agar tidak dapat dimasuki oleh tikus.

Gambar motor cuci dan pengering yang sudah lama (berkarat) :

Motor cuci lama

Motor pengering lama



2. Gear Box
          Bagian yang menggerakan pulsator, bagian ini sering aus karena beban yang berlebih., Bahan gear box ini terbuat dari plastik, sehingga panas yang berlebih dapat merusak gearnya.  Gear box dihubungkan dengan motor melallui tali kipas. Ujung as dihubungkan dengan  pulsator.

Gear baru

Gear terpasang pada tabung cuci



3. Tali kipas  : 
     Menghubungkan motor cuci dengan pulsator, motor pengering dengan tabung pengering.



      Tali kipas biasanya akan putus bila pemasangannya tidak senter, atau tepat.. Bahkan bila   pemasangannya kurang pas akan memberatkan motor untuk menggerakan pulsator .

       Tali kipas yang tidak pas panjangnya akan mengakibatkan daya cucinya menjadi berkurang. Bila kepanjangan, tali kipas kendor dan putaran air lemah, bila kependekan, tali kipas sangat ketat dan mengakibatkan motor memutar terlalu berat, menjadi panas dan mengakibatkan keausan gearbox.


4.   Pulsator
     Merupakan bilah yang dapat bergerak memutar bolak balik, berfungsi untuk menciptakan pusaran air yang akan mencuci dan membilas pakaian. Pulsator akan cepat rusak bila selalu mendapat beban yang berlebih. lain . Apalagi bila dalam tabung mesin cuci terdapat benda-benda seperti peniti, baut, koin, kunci atau benda lain yang keras dan tajam.
    



5.  Tabung pencuci 
      Merupakan tempat pakaian kotor yang akan dicuci atau dikeringkan


Tabung pengering


6.  Lid switch 
    Berfungsi untuk mengontrol apakah tutup mesin cuci dalam keadaan terbuka atau tertutup. Bila tutup mesin cuci terbuka maka mesin cuci tidak bisa beroperasi, switch ini berfungsi sebagai pengaman

7.  Control dan Monitor 
      Merupakan otak dari mesin cuci. 

Saklar kontrol nampak dari atas


 Saklar kontrol nampak dari dalam



8.   Selang masuk air
       Selang untuk memasukkan air dalam tabung mesin cuci.dilakukan secara manual.


9.  Selang pembuangan air 
    Merupakan saluran buang dari air hasil pencucian, Selang yang semi otomatis dibuka dan ditutup oleh karet, adanya kotoran atau benda kecil seperti peniti dapat mengganggu saluran buang.


 


10. Kapasitor :
      Komponen elektronika yang dihubungkan dengan motor cuci dan pengering



      Bila kapasitor terbakar, biasanya akan tercium bau hangus, akan mengakibatkan motor tidak berfungsi. Kerusakan kapasitor juga ditandai dengan adanya gembungan pada badan kapasitor.